Posted by : Erdian Syah Sunday, October 9, 2011

Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, pancaran naluri, dan terpautnya hati orang yang mencintai pada pihak yang dicintai, dengan semangat yang menggebu luar biasa dan wajah yang selalu menunjukan keceriaan.

Cinta dalam pengertian seperti hal ini merupakan perasaan yang mendasar dalam diri setipa manusia, yang tidak bisa terlepas dan merupakan sesuatu yang esensial. Dalam banyak kesempatan, cinta bisa muncul untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat terjadi jika orang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk meraih hasil yang positif dan mulia guna meraih kehidupan seperti kehidupan orang-orang pilihan dan suci serta orang-orang yang bertaqwa dan selalu berbuat baik.

kemudian kalau setiap insan bertanya "Apakah Islam mengakui keberadaan cinta?"
Islam yang telah menyatu dengan fitrah, tingkah laku, dan undang-undang. Islam mengakui keberadaan cinta yang mendasardalam diri manusia, bahkan Islam memberikan gambaran kepada kita tentang tiga tingkatan cinta yaitu cinta tingkat tinggi, cinta tingkat menengah dan cinta tingkat rendah. Ketiga tingkatan cinta tersebut telah dijalani manusia sepanjang sejarah dan akan tetap dirasakan manusia sampai Allah menghancurkan bumi dan seisinya.

Adapun dasar bagi ketiga tingkatan cinta tersebut adalah firman Allah SWT berikut:

yang artinya: "Katakanlah: 'Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, pasangan-pasangan, dan kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang alian sukai. lebih kalian cintai daripada Allah, Rasul-Nya, dan (daripada)
berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan siksa-Nya. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasiq.'" (QS At-Taubah [9]: 24)


1. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya
2. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak-anak, saudara, pasangan, dan keluarga.
3. Adapun cinta tingkat rendah adalah cinta yang lebih mengutamakan keluarga, harta, dan tempat tinggal daripada mengutamakan Allah, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya.

ringkasnya, Islam mengakui keberadaan cinta sebagai fitrah yang mendasar dalam diri manusia. Begitu amat mendasarnya sampai manusia tidak mungkin melepaskan diri dari cinta, karena Allah telah menetapkan cinta sebagai fitrah bagisetiap manusia. Allah berfirman

yang artinya: ".......(tetaplah atas) fitrah Allah, yang mana Dia telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah...." (QS. Ar-Ruum [30]: 30)

- Copyright © Penjelajah Kehidupan - Erdian Syah - Powered by Blogger - Designed by Erdian Syah -